Minggu, 20 Desember 2020

Biografi ust.yusuf mansyur


 

Nama:ali fuddin

Nim:12001129

Deskripsi Biografi :ust Yusuf Mansur

 

 

Ustadz Yusuf Mansur dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang dan pimpinan pengajian Wisata Hati. Ustadz kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976,Ustadz Yusuf lahir dari keluarga Betawi yang berkecukupan pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrif’ah.beliau pun Lulusan terbaik Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol, Jakarta Barat, tahun 1992.beliau pernah kuliah di jurusan Informatika namun berhenti tengah jalan karena lebih suka balapan motor.

Pada tahun 1996, dia terjun di bisnis Informatika. Sayang bisnisnya malah menyebabkan ia terlilit utang yang jumlahnya sangat besar,setelah gagal Ustadz Yusuf kembali mencoba berbisnis tapi kembali gagal dan terlilit utang lagi. Cara hidup yang keliru membawa Ustadz Yusuf kembali masuk bui pada 1998.Saat di penjara itulah, Ustadz Yusuf menemukan hikmah tentang shodaqoh. Selepas dari penjara, Ustadz Yusuf berjualan es di terminal Kali Deres. Berkat keikhlasan sedekah pula, akhirnya bisnis Ustadz Yusuf berkembang. Tak lagi berjualan dengan termos, tapi memakai gerobak, Ia juga mulai punya anak buah.

Hidup Ustadz Yusuf mulai berubah saat Polisi yang memperkenalkannya dengan LSM. Selama kerja di LSM itulah, Ustadz Yusuf membuat buku Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang. Buku yang terinspirasi oleh pengalamannya di penjara saat rindu dengan orang tua. Tak dinyana, buku itu mendapat sambutan yang luar biasa. Beranda  Profil  Biografi Ustadz Yusuf Mansur – Menemukan Hidayah Di Dalam Penjara, Nama Ustadz Yusuf Mansur mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga pembaca. Beliau dikenal sebagai uztadz yang kerap memberikan ceramah-ceramah yang mengajarkan mengenai betapa pentingnya sedekah dan manfaatnya. Mengenai biografi dan profil Ustadz Yusuf Mansur sendiri, beliau lahir pada tanggal 19 desember 1976 di Jakarta. Beliau lahir dari keluarga keturunan Betawi. Ayahnya bernama Abdurrahman Mimbar dan ibunya bernama Humrifiah. Lahir dari keluarga yang berkecukupan membuat ia sangat disayang dan manja oleh orang tuanya. Ia merupakan anak sulung da memiliki tiga orang saudara.Yusuf Mansur diketahui sewaktu kecil merupakan anak yang cerdas, orang tuanya ingin agar Yusuf Mansur bisa menjadi anak yang bertakwa dan paham akan agama yang membuat mereka kemudian menyekolahkannya di Madrasah Ibtidaiyah Chairiyah Mansuriyah Jembatan Lima yang berada di wilayah Tambora, Jakarta Barat. Disini sejak kelas empat, Yusuf Mansur kecil sering naik ke mimbar untuk berpidato pada acara sekolah yang diadakan setiap menjelang Ramadhan.

 

Tamat dari Madrasah Ibtidaiyah, Yusuf Mansur kemudian masuk di Madrasah Tsanawiyah Chairiyah Mansuriyah. Sekolah ini dikelola oleh keluarga Yusuf Mansur. Disekolah ini, ia merupakan murid termuda dan juga berhasil tamat di usia 14 tahun di tahun 1989 dan juga sukses menjadi siswa terbaik di sekolah tersebut.

 

Dari Madrasah Tsanawiyah, Yusuf Mansur kemudian masuk di Madrasah Aliyah negeri 1 Grogol. Lulus sekola, ia kemudian melanjutkan pendidikannya dengan masuk di perguruan tinggi di IAIN Syarif Hidayatullah dengan mengambil konsentrasi Syariah di fakultas Hukum pada tahun 1992.

Ustaz Yusuf Mansur dikenal sebagai salah satu pemuka agama di Indonesia. Melalui dakwahnya, Ustaz Yusuf Mansur menyampaikan nilai-nilai ajaran Islam kepada kaum Muslimin.Tak hanya menyampaikan dakwahnya melalui pengajian atau tatap muka. Ustaz Yusuf Mansur juga menyampaikan dakwah melalui media sosial.Kini, Ustaz Yusuf Mansur telah sukses dan menjadi salah seorang pemuka agama yang begitu dikenal. Tetapi, dibalik kesuksesannya, siapa sangka Ustaz Yusuf Mansur pernah berpikiran ingin bunuh

"Yang makin membuat saya dengan izin Allah SWT rasanya susah, yang makin membuat saya menjadi bungkuk karena saya adalah buyut dari seorang kiayi besar di Jakarta yang namanya di pakai menjadi nama jalan yang membentang dari mulai Roxy di Jakarta,Grogol sampai Stasiun Kota. Justru dengan predikat itulah saya tambah lagi menjadi nyeseknya," ungkap Ustad Yusuf Mansur.

Namun justru dibalik penderitaan dan kesulitan hidup itulah ia berlahan-lahan bangkit. Di balik terali penjara ia kembali mengenal ajaran Islam dan menekuninya.

Dia berdoa kepada Allah SWT mohon diberikan kemudahan. Sama seperti Nabi Musa ketika pengikutnya sudah putus asa namun Allah SWT menyelamatkan mereka lewat tongkat Nabi Musa seizin Allah, Nabi Musa dan pengikutnya bisa menyebrang lautan yang membelah membuka jalan untuk Nabi Musa dan pengikut sehingga mereka selamat.

Begitu juga Ustad Yusuf Mansur, bahkan saat ini dia berhasil mengakusisi perusahaan internasional. Beranda  Profil  Biografi Ustadz Yusuf Mansur – Menemukan Hidayah di dalam penjara.

 

Yusuf Mansur diketahui sewaktu kecil merupakan anak yang cerdas, orang tuanya ingin agar Yusuf Mansur bisa menjadi anak yang bertakwa dan paham akan agama yang membuat mereka kemudian menyekolahkannya di Madrasah Ibtidaiyah Chairiyah Mansuriyah Jembatan Lima yang berada di wilayah Tambora, Jakarta Barat. Disini sejak kelas empat, Yusuf Mansur kecil sering naik ke mimbar untuk berpidato pada acara sekolah yang diadakan setiap menjelang Ramadhan.

 

Tamat dari Madrasah Ibtidaiyah, Yusuf Mansur kemudian masuk di Madrasah Tsanawiyah Chairiyah Mansuriyah. Sekolah ini dikelola oleh keluarga Yusuf Mansur. Disekolah ini, ia merupakan murid termuda dan juga berhasil tamat di usia 14 tahun di tahun 1989 dan juga sukses menjadi siswa terbaik di sekolah tersebut.

 

Dari Madrasah Tsanawiyah, Yusuf Mansur kemudian masuk di Madrasah Aliyah negeri 1 Grogol. Lulus sekola, ia kemudian melanjutkan pendidikannya dengan masuk di perguruan tinggi di IAIN Syarif Hidayatullah dengan mengambil konsentrasi Syariah di fakultas Hukum pada tahun 1992.

 

Namun karena pergaulan diluar, lambat laun kuliah Yusuf Mansur mulai berantakan disebabkan ia lebih suka ikut balapan motor mengikuti teman-temannya. Ia sering mengikuti balapan motor di wilayah Jakarta Barat sehingga ia kemudian malas untuk ke

Karena kebiasaannya tersebut akhirnya ia kemudian berhenti kuliah. Tahun 1996, Yusuf Mansur mencoba terjun ke dunia bisnis informatika, namun kurangnya pengalaman dalam berbisnis membuat ia Yusuf mansur ketika itu terjerat banyak hutang. Tak sanggup membayar, ia kemudian akhirnya masuk penjara selama dua bulan.

 

Setelah bebas, Yusuf Mansur kemudian memulai untuk berbisnis lagi namun usahanya kembali mengalami kegagalan dan akhirnya ia kembali mengalami kebangkrutan dan memiliki hutang yang banyak. Dan akhirnya ia kembali masuk penjara tahun 1998.

 

Di penjara tersebut kemudian menjadi titik balik kehidupan Yusuf Mansur sebagaimana yang biasa a ceritakan ketika berceramah. Dan Dipenjara ia merasakan kelaparan dan tidak mendapatkan jatah makanan hanya ada sepotong roti untuk mengganjal rasa laparnya. Roti tersebut kemudian ia ambil dan pada saat bersamaan, ia juga melihat beberapa ekor semut sedang mencari makanan.Peristiwa tersebut menyadarkannya bahwa betapa pentingnya untuk bersedekah.begitu lah kira kira biografi beliau ini wajib dicontoh dari jatuh bangunnya beliau menjadi pendakwah sekaligus pengusaha sekian semoga bermaanfaat akirulkalam summassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

 

Ringkasan materi haji

 Nama:Ali fuddin Nim:12001129 Kelas:4D (PAI) Uas:media pembelajaran Dosen pengampuh:Drs. H. Fahrul Razi, M.Pd Asisten dosen :Firmansyah El-H...